Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Masa Salah Satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya Lempari TNI/Polri yang Melaksanakan Pengamanan

Desember 10, 2024 | Desember 10, 2024 WIB Last Updated 2024-12-10T05:39:33Z
WAMENA[tolitvnews.com]-Masa Salah Satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya Lempari TNI/Polri yang Melaksanakan Pengamanan Pengrusakan Mobil dan Hotel Serta Dugaan Pengalihan Suara Warnai Rekapitulasi KPU Lanny Jaya Yang Terus Ditunda masyarakat Lanny jaya Kawal Seluruh Proses Demokrasis yang Sementara Berjalan di Provinsi Papua

Masa Salah Satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya Lempari TNI/Polri yang Melaksanakan Pengamanan Pengrusakan Mobil dan Hotel Serta Dugaan Pengalihan Suara Warnai Rekapitulasi KPU Lanny Jaya.

Jayapura – Personel Polres Lanny Jaya telah usai melakukan pembubaran dari aksi spontan anarkis oleh pendukung salah satu paslon bupati dan wakil bupati dengan melakukan pelemparan batu ke aparat keamanan TNI-POLRI di Kab. Lanny Jaya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (09/12/2024), dan dari aksi anarkis tersebut menyebabkan rusaknya Mobil Pajero Putih PA 1985 B milik Ketua KPU Kab. Lanny Jaya, dan Kaca Hotel Nawi Abua Kab. Lanny Jaya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya aksi spontan anarkis tersebut.

“Benar, kejadian itu berawal dari Pelaksanaan Rapat Koordinasi terkait Sidang Pleno yang terhambat di Kab. Lanny Jaya, sebagai upaya mencari kesepakatan dan solusi terbaik guna melanjutkan Pleno 18 Distrik yang masih tersisa,” ucap Kabid Humas Polda Papua.

Dan ditempat terpisah Kapolres Lanny Jaya, Kompol Nursalam Saka S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa massa pendukung yang membawa Alat Perang Tradisional dan Parang tidak puas dengan hasil keputusan rapat dan akan dilanjutkan Rapat Pleno lanjutan 18 distrik yang tertunda dan akan dilaksanakan malam ini.

“Massa melakukan aksi anarkis dengan melakukan pelemparan terhadap aparat keamanan TNI-POLRI yang melaksanakan pengamanan di Hotel Nawi Abua,” ucap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa penyebab lain terjadinya aksi anarkis adalah ketika salah satu massa pendukung Paslon Bupati adalah adanya teriakan dari massa pendukung lainnya yang meneriakkan kemenangan bupatinya.

Kapolres menambahkan, dengan mendengar teriakan tersebut, Massa pendukung salah satu Paslon langsung menyerang massa pendukung lainnya dengan panah, sehingga terjadi aksi saling serang antar pendukung massa, namun dengan cepat Korlap dan Timses dari masing-masing menghalau massa untuk mundur dan dapat dikendalikan.

“Tidak menutup kemungkinan massa aksi saling serang tersebut akan terjadi kembali karena tidak ketidak puasan dari salah satu massa paslon,” pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update