Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Duka Mendalam Iringi Kunjungan Kerja Bupati Jayapura ke Kampung Omon Duka Cita

Januari 11, 2026 | Januari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-01-11T13:14:01Z
Sentani, TOLITVNEWS-Seorang staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Simon Pampang, meninggal dunia saat mendampingi Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H dalam kunjungan kerja ke Kampung Omon, Distrik Gresi Selatan, Rabu, 7 Januari 2026. Kampung Omon dikenal sebagai salah satu wilayah paling terisolasi di Kabupaten Jayapura.

Almarhum diduga meninggal dunia akibat kelelahan ekstrem setelah menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki melewati medan yang berat.

 Rombongan Bupati Jayapura memulai perjalanan dari Kampung Bangai, pusat Distrik Gresi Selatan, menuju Kampung Omon dengan jarak sekitar 17–18 kilometer. 

Perjalanan tersebut ditempuh selama kurang lebih delapan jam dengan berjalan kaki dengan kondisi jalan berlumpur.

Berdasarkan kronologi di lapangan, Simon Pampang sempat beberapa kali beristirahat di tengah perjalanan. 
Namun, pada titik istirahat terakhir, ia diketahui duduk selama beberapa menit sebelum mengalami muntah-muntah, kemudian pingsan, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, rombongan dibagi menjadi dua. Rombongan Bupati Jayapura tetap melanjutkan perjalanan menuju Kampung Omon, sementara rombongan lainnya membawa jenazah almarhum kembali.

Kabar duka ini menyisakan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga almarhum, tetapi juga bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Jayapura serta seluruh rombongan yang terlibat dalam perjalanan tersebut.

Dalam sambutannya di rumah duka almarhum Simon Pampang, Kamis (9/1/2026), Bupati Jayapura Yunus Wonda menyampaikan bahwa sebelum keberangkatan, seluruh rombongan telah melalui proses briefing dan persiapan sesuai prosedur.

Ia menjelaskan bahwa pada saat keberangkatan dari Kampung Bangai, seluruh rombongan telah berdoa bersama dan diingatkan untuk mempersiapkan diri, termasuk kondisi kesehatan masing-masing.

“Ketika kami berangkat dari Kampung Bangai, kami sudah berdoa dan saya sudah menyampaikan kepada seluruh rombongan agar mempersiapkan diri, terutama dari sisi kesehatan. 

Saat itu semua dalam kondisi siap untuk berjalan. Peristiwa ini di luar rencana dan prediksi kami, dan menjadi musibah yang sangat memukul kami semua,” ujar Yunus Wonda.

Bupati Jayapura juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum, seraya mengenang semangat dan dedikasi Simon Pampang selama menjalankan tugas.

“Ketika memasuki jalur perjalanan, kondisi almarhum sangat sehat. Bahkan beliau berada di depan rombongan dan semangatnya lebih tinggi dari kepala dinasnya sendiri. Kami sama sekali tidak menyangka peristiwa ini akan terjadi,” katanya.

Setibanya di Kampung Omon, Bupati Jayapura menyampaikan langsung kabar duka tersebut kepada masyarakat setempat. 

Ia mengatakan, masyarakat Kampung Omon turut merasakan kesedihan yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Sesampainya di Kampung Omon, saya menyampaikan kepada masyarakat tentang kabar duka yang terjadi di tengah perjalanan.

 Masyarakat Kampung Omon turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga almarhum karena tidak dapat menghadiri pemakaman,” tutur Yunus Wonda.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jayapura juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki akses transportasi menuju Kampung Omon sebagai bagian dari peningkatan pelayanan dan keselamatan perjalanan.

“Kami akan memperbaiki akses transportasi ke Kampung Omon. Setelah jalur tersebut diaspal, saya berencana memberikan nama jalan itu sebagai Jalan Simon Pampang. Seluruh masyarakat Kampung Omon juga menyatakan sangat setuju,” ungkapnya.

Dalam pernyataannya, Bupati Yunus Wonda menegaskan bahwa Simon Pampang merupakan sosok pejuang dan abdi negara yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawanya demi menjalankan tugas pelayanan pemerintahan.

“Bagi kami, almarhum adalah pahlawan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Beliau gugur dalam perjuangan menjalankan tugas,” tegas Yunus Wonda.

Almarhum Simon Pampang meninggal tepat dihari ulang tahunnya yang ke-48 (*ri)
×
Berita Terbaru Update