KARUBAGA.TOLITV NEWS- Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Tim Penanganan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., kepada warga terdampak di Posko Hidup Tanggap Darurat Distrik Karubaga, yang merupakan pusat ibu kota Kabupaten Tolikara, pada Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tolikara didampingi oleh Kepala BPBD Kabupaten Tolikara, Feri Kogoya, SH., M.KP., Kepala Dinas Sosial Andrus Kogoya, S.Sos., Wakil Sementara Dandim 1716/Tolikara, para kepala suku, serta Kepala Distrik Karubaga Emas Kogoya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tolikara, Feri Kogoya, SH., M.KP., dalam wawancara menyampaikan bahwa bantuan yang didistribusikan berasal dari BNPB RI melalui Deputi Penanganan Darurat.
“Bantuan yang kami distribusikan hari ini berupa sembako, selimut, matras, terpal, peralatan kebersihan, selang air, linggis, cangkul, sekop, sapu lidi, jas hujan, wiper bergagang, sikat bergagang, serta gerobak,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam tanah longsor maupun kebakaran yang terjadi di ibu kota Kabupaten Tolikara serta beberapa distrik lain yang turut terdampak.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Tolikara kepada masyarakat korban bencana. Kepala BPBD Kabupaten Tolikara juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya BNPB RI, atas bantuan kemanusiaan yang telah diberikan kepada masyarakat Tolikara.
Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, dalam hal ini BNPB RI, yang telah membantu masyarakat Tolikara berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan.
Hari ini bantuan tersebut kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan bantuan peralatan yang diberikan dengan baik, terutama untuk membersihkan lokasi terdampak kebakaran, banjir, dan tanah longsor, serta memanfaatkan selang air untuk kebutuhan air bersih[Diskomdigi Tolikara / Nendi]
