Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

KLARIFIKASI RESMI OLEH NEMU TABUNI SEKDA PUNCAK TERHADAP INFORMASI YANG MENYESATKAN DAN BERSIFAT PROVOKATIF

April 27, 2026 | April 27, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T14:19:12Z
Jayapura Tolitvnews-KLARIFIKASI RESMI OLEH NEMU TABUNI SEKDA PUNCAK INFORMASI YANG MENYESATKAN DAN BERSIFAT PROVOKATIF

Sehubungan dengan beredarnya informasi, narasi, maupun publikasi visual (foto Yang ada di postingan ini ) yang berisi pernyataan yang mengatasnamakan saya terkait peristiwa konflik bersenjata di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, dengan ini saya menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Bahwa informasi tersebut tidak benar, tidak utuh, dan berpotensi menyesatkan publik, serta patut diduga sebagai upaya adu-domba, provokasi, dan penggiringan opini yang tidak berdasarkan fakta lapangan yang objektif.

1. Saya tegaskan bahwa: Saya, NENU TABUNI, S.Sos, dalam kapasitas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, bukan merupakan aparat penegak hukum, bukan tim investigator, dan bukan penyidik yang memiliki kewenangan untuk menyimpulkan atau mengumumkan secara resmi pelaku dalam suatu peristiwa konflik bersenjata.

3. Adapun kehadiran saya bersama Pemerintah Daerah dan unsur Forkopimda Provinsi Papua Tengah di wilayah Mulia Kabupaten Puncak adalah semata-mata dalam rangka tugas kemanusiaan dan tanggung jawab pemerintahan, yaitu:

1. Meninjau langsung kondisi korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka akibat konflik.

2. Membangun koordinasi dan komunikasi dengan aparat keamanan TNI-Polri guna membuka akses menuju lokasi kejadian untuk proses evakuasi korban secara aman.

3. Melakukan pendataan secara administratif, meliputi korban meninggal dunia, korban luka-luka, serta jumlah masyarakat yang mengungsi akibat situasi konflik.

4. Menyalurkan bantuan kemanusiaan, berupa bahan makanan, minuman, obat-obatan, serta kebutuhan logistik lainnya bagi masyarakat terdampak.

5. Dengan demikian, segala bentuk narasi atau pernyataan yang menyebutkan bahwa saya telah menyampaikan kesimpulan terkait pelaku kejadian adalah tidak benar dan merupakan fitnah yang mencederai integritas saya sebagai ASN dan pejabat pemerintah.

6. Saya juga menilai bahwa penyebaran informasi tersebut merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab, berpotensi memperkeruh situasi keamanan, serta dapat memicu ketegangan di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan ketenangan dan perlindungan.

Untuk itu, saya menghimbau dengan tegas kepada:

1. Seluruh masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Puncak, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

2. Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk segera menghentikan penyebaran berita bohong (hoax), fitnah, dan propaganda yang dapat merusak persatuan masyarakat.

3. Semua elemen, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda untuk bersama-samau menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di Papua Tengah.

4. Apabila penyebaran informasi yang mencatut nama saya terus dilakukan, maka saya tidak akan ragu untuk menempuh langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian klarifikasi ini saya sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif kepada masyarakat serta untuk meluruskan informasi yang beredar saat ini di medsos.

Ilaga, Minggu, 19 April 2026
Penjabat Sekretaris Daerah
Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah

 *NENU TABUNI, S. Sos*
×
Berita Terbaru Update