Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Rektor STIPER Petra Balim Ajak Putra Papua Pegunungan Jadi Dosen

April 17, 2026 | April 17, 2026 WIB Last Updated 2026-04-17T15:01:43Z
Elosak Wenda, salah satu lulusan STIPER Petra Balim Wamena, didekap Fredrik Rumbiak, sembari menyampaikan pesan pada acara syukuran atas wisudanya, Selasa (14/4/2026) kemarin.

 Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Petra Balim Wamena, Fredrik Rumbiak, SE, MM, mengaku sangat rindu putra-putri Papua Pegunungan tampil sebagai akademisi.

Saat menyampaikan pesan pada ibadah syukuran wisuda Elosak Wenda, salah satu lulusan STIPER Petra Balim Wamena, Selasa (14/4/2026), Fredrik Rumbiak mengatakan, para sarjana dari delapan kabupaten siap didorong untuk menjadi dosen di kampus yang dipimpinnya.

“Saya rindu ada dosen anak-anak pribumi. Saya ingin kaderkan untuk Papua, terutama Papua Pegunungan,” ujar Rumbiak.

Diakuinya, STIPER Petra Balim memiliki beberapa dosen lulusan S3 dari kampus ternama, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Kristen Indonesia (UKI). Dosen dengan titel S2 aktif mengajar sambil menyelesaikan studi doktoral.

Hanya saja, Fredrik Rumbiak bilang, belum ada anak Papua yang serius dengan tugas sebagai pengajar atau dosen.

Baca Juga: Front Rakyat Domberai: 59 Tahun PT Freeport Ilegal di Tanah Papua!
Karena itu, ia menyarankan para sarjana lulusan tahun ini dapat melanjutkan studi ke program magister (S2) agar nantinya kembali mengabdi sebagai tenaga pengajar.

“Lulusan dari STIPER Petra Balim sudah banyak yang menjadi pejabat, anggota dewan, dan tugas lainnya. Saat ini kampus ini butuh dosen,” kata Fredrik sembari menyatakan siap mendukung para sarjana yang berkeinginan kuat menjadi tenaga dosen. []
×
Berita Terbaru Update