Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ajakan Eliasar Tabuni, Bijak Bermedia Sosial: Menjaga Persaudaraan Suku Lani Warga IKB BOMTA

Mei 18, 2026 | Mei 18, 2026 WIB Last Updated 2026-05-18T09:28:11Z

WAMENA TOLITVNEWS-HPernyataan dan ajakan dari Ketua IKB BOMTA Suku lani Yang ada di kabupaten Jayawijaya sekaligus Kepala Distrik Bolakme, *Bapak Eliasar Tabuni, S.Pi., M.Ak.*, merupakan sebuah imbauan yang sangat krusial dan relevan dengan situasi digital saat ini.

Media sosial sejatinya adalah alat untuk mempererat tali silaturahmi, berbagi informasi positif, dan membangun komunitas. 

Namun, ketika digunakan secara tidak bijak seperti melakukan penyerangan personal atau menyebut nama seseorang secara spesifik dengan tujuan menjatuhkan efeknya bisa sangat merusak, baik secara hukum maupun tatanan sosial adat.

Berikut adalah beberapa poin penting mengapa ajakan beliau wajib kita renungkan dan laksanakan bersama:

 *1. Konsekuensi Hukum (UU ITE)* 
Secara hukum negara, tindakan menyerang kehormatan, menuduh tanpa bukti, atau menyebarkan nama baik seseorang secara personal di media sosial bukanlah hal sepele. Tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai *pencemaran nama baik* 
pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pelanggaran ini memiliki sanksi hukum pidana yang serius bagi pelakunya.

 *2. Menjaga Nilai Luhur Budaya dan Kekeluargaan* 
Bagi masyarakat Suku Lani dan warga keluarga besar IKB BOMTA di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, ikatan persaudaraan adalah fondasi utama. Budaya kita mengedepankan rasa saling menghormati dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan. 

Saling menyerang di media sosial hanya akan merusak nilai-nilai luhur tersebut dan menciptakan gesekan yang tidak perlu di antara sesama keluarga.

 *3. Langkah Bijak dalam Bermedia Sosial* 
Untuk mendukung seruan positif ini, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita terapkan sebelum mengunggah sesuatu di media sosial:

 *1. Saring Sebelum Sharing:* 
Pastikan informasi yang akan dibagikan adalah fakta, bukan rumor atau hoaks yang menyudutkan pihak tertentu.

 *2. Hindari Menyerang Personal:* 
Jika ada perbedaan pendapat atau masalah, selesaikan melalui jalur komunikasi yang tepat, bukan dengan mengumbar nama dan menjatuhkan martabat orang lain di ruang publik digital.

 *c. Gunakan untuk Hal Positif:* 
 Manfaatkan media sosial untuk mengangkat potensi daerah, kegiatan komunitas, atau mempererat kebersamaan warga BOMTA.
> *"Mari jaga bersama jangan saling serang kita adalah keluarga."*

Pesan penutup dari imbauan tersebut adalah pengingat yang sangat kuat. Di dalam satu rumah besar Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya, menjaga kedamaian dan kehormatan sesama Lebih Khususnya warga IKB BOMTA yang ada di kabupaten Jayawijaya adalah tanggung jawab kita bersama. *Wa... wa... wa...*
×
Berita Terbaru Update