WAMENA TOLITVNEWS-Tokoh Masyarakat Papua Pegunungan Befa Yigibalom mengajak masyarakat di daerah ini untuk bersatu dan menciptakan kedamaian dan ketenteraman.
“Kita bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena situasi sudah mulai membaik, tenang aman dan damai untuk semua orang Papua Pegunungan. Kita semua dalam situasi seperti ini harus bersatu menciptakan kedamaian dan ketenteraman,” katanya kepada sejumlah wartawan di Wamena, Minggu (17/5) 2026.
Menurutnya, masyarakat Papua Pegunungan harus bersatu, karena peristiwa perang antarsuku yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya tidak ada satu orang pun yang menduga dan tidak ada satu pun orang yang mampu untuk mengatasi.
“Kita semua harus saling mendukung, saling menguatkan dan memberikan dorongan kepada setiap orang sesuai kapasitas. Kami berharap kekompakan itu harus ada mulai dari gubernur, bupati hingga masyarakat sehingga persoalan seperti ini tidak lagi terjadi,” ujarnya.
Mantan Bupati Lanny Jaya dua periode itu menjelaskan pihaknya sangat mendukung penuh permasalahan perang antarsuku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Roh Kudus Yesus Kristus kita itu semua sama, maka akan bekerja di roh kita masing-masing dalam menyelesaikan setiap masalah di Papua Pegunungan,” katanya.
Befa mengimbau kepada seluruh masyarakat di Papua Pegunungan untuk menghindari perkataan-perkataan negatif, profokatif, ujaran kebencian di media sosial atau medsos yang dapat memperkeruh suasana.
“Saling mengkritik, menghujan di medsos itu untuk dihindari, sebab ketika terjadi permasalahan seperti ini maka harus diselesaikan secara bersama-sama. Kita dukung pemimpin yang ada, serta menjalan tugas dan peran masing-masing sesuai kapasitasnya,” ujarnya.
