WAMENA TOLITVNEWS-Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S.IP., M.Sos memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kehadirannya di tengah konflik perang suku antara masyarakat Lani Jaya dan Wouma Bersama Kurima beberapa hari lalu Senin, 12 Mei 2026
Ia menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi bukan untuk memihak salah satu kelompok ataupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun, melainkan murni untuk tujuan kemanusiaan dan membantu meredam situasi yang memanas.
Menurutnya, awal mula dirinya hadir di lokasi karena adanya kecelakaan yang dialami masyarakat suku Lani di sekitar Jembatan Gantung Kali Uwe, Wamena, yang kemudian memicu ketegangan di wilayah tersebut.
“Saya mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sekitar Kali Uwe dan Wouma sedang terjadi perang suku.
Karena itu saya hadir di sana untuk membantu mengamankan situasi yang sedang memanas,” ujarnya.
Dalam perjalanan menuju lokasi, dirinya mengaku menerima telepon dari Wakil Bupati Kabupaten Lanny Jaya yang meminta agar keluarga korban difokuskan untuk mencari korban kecelakaan yang hanyut di Kali Uwe.
“Anak, tolong sampaikan kepada keluarga di sebelah bahwa keluarga korban hari ini hanya fokus mencari korban kecelakaan yang hanyut di Kali Uwe sehingga pihak sebelah jangan mengganggu kami,”
kata Ketua DPRP Papua Pegunungan menirukan pesan Wakil Bupati Lanny Jaya.
Pesan tersebut kemudian disampaikan kepada masyarakat di sekitar Wouma dan Kurima. Ia juga memanggil Wim Tugurek untuk bersama-sama menuju lokasi kejadian kecelakaan.
Di hadapan masyarakat, dirinya mengimbau agar konflik antar sesama orang Papua segera dihentikan karena masyarakat Papua Pegunungan pada dasarnya masih memiliki hubungan kekeluargaan.
