Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

KITA SATU: HENTIKAN PERANG SAUDARA, TANAH WOUMA BUKAN MEDAN PERANG

Mei 13, 2026 | Mei 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T10:37:30Z
WAMENA TOLITVNEWSPERANG SAUDARA, TANAH WOUMA BUKAN MEDAN PERANG !
---------
Pertama, Turut Berduka Untuk Nayaklak Ap Lanny Waga (elesi waga) yang berjumlah lebih dari 30 an orang yang Terhanyut di Kali Ue Karena Jembatan Putus di Wesakin, Wouma Atas, distrik Wouma. 

Harapan saya sebagai anak Wio-Wouma, suku Hubula (nayak), generasi muda yang prihatin dengan perang saudara ini, mau bilang: Mari Kita ambil hikmah atas peristiwa ini dan sudahi konflik antar keluarga, satu pilamo, satu orang tua, satu darah putra/i koteka ini.

Coba hitung berapa OAP yang meninggal tahun ini karena sakit, karena ditembak, karena mobil kecelakaan, karena kelaparan, karena mabuk, karena perang suku ditambah puluhan orang karena tenggelam ini ?

Semua intelektual, tokoh agama, pemerintah, pihak keamanan (TNI/Polri), tokoh pemuda, tokoh perempuan, aktivis, LSM hingga lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan yang ada perlu melakukan dialog untuk mencari dan menemukan solusi mengakhiri konflik kronik perang suku yang sudah banyak menelan korban nyawa, harta benda, waktu hingga mengganggu keamanan hidup bersama tsb.

Wilayah Wouma bukan medan perang, wilayah ini seperti halnya wilayah lain di tanah ini, ada penghuninya yang sudah berupaya meninggalkan budaya perang suku dan sudah berkomitmen hidup di dalam nilai-nilai injil dan terang kasih Tuhan.

Perang suku selama ini tidak ada dampak baik bagi keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan hidup masyarakat. 

Perang suku hanya menambah luka batin, penderitaan dan tangis bagi anak-anak kecil, ibu-ibu, nenek-nenek dan trauma kolektif yang bisa bereproduksi.

Mari meletakkan senjata anak panah dan tombak, demi merajut persatuan dalam kekeluargaan dan solidaritas sebagai sesama anak-anak koteka yang secara historis lahir dari satu rahim moyang dan leluhur.

Kasih rusak Wilayah ini sampai rata dengan tanah pun tidak akan melenyapkan generasi penerus wilayah ini dan tidak ada kemenangan mutlak bagi kita yang terlibat karena ada pihak yang diuntungkan atas semua situasi akhir-akhir ini.

Waa...waa...waa...waa...
Semoga !
 
(Nagor Nerianus Maller Kogoya pinjam fotonya)
Benyamin Lagowan.
×
Berita Terbaru Update