JAYAPURA. TOLITV NEWS—Pengusaha muda di Papua Pegunungan dan Papua Tengah mulai memperkuat langkah bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kolaborasi strategis antara Badan Pimpinan Daerah Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPD KAPMI) kedua provinsi diarahkan untuk membangun organisasi yang kuat sekaligus membuka akses usaha bagi pelaku UMKM dan pengusaha muda lokal.
Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan Ketua Umum BPD KAPMI Papua Pegunungan, Gezer Isak Tabuni, dan Ketua Umum BPD KAPMI Papua Tengah, Abiyus Maday, di Jayapura, Minggu (6/9/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya menyatukan visi dan strategi KAPMI dalam menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan potensi ekonomi yang dimiliki kedua provinsi.
Papua Pegunungan dan Papua Tengah dinilai memiliki kekayaan sumber daya serta potensi ekonomi yang besar.
Sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kopi, ekonomi kreatif dan pariwisata menjadi sejumlah bidang yang dinilai dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, pengembangan sektor tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait akses pasar, permodalan, teknologi, sumber daya manusia dan jaringan usaha.
Karena itu, KAPMI mendorong kolaborasi antarpengusaha muda agar berbagai persoalan tersebut dapat dihadapi secara bersama-sama.
KAPMI Siapkan Strategi 2026–2030
Dalam strategi pengembangan KAPMI 2026–2030, organisasi ini menempatkan penguatan konsolidasi sebagai salah satu prioritas utama.
KAPMI Papua Pegunungan dan Papua Tengah menargetkan penguatan kepengurusan hingga tingkat kabupaten melalui Badan Pimpinan Cabang (BPC).
Penguatan organisasi di tingkat daerah diharapkan dapat menjadi mesin penggerak kegiatan ekonomi sekaligus wadah bagi pengusaha muda di masing-masing wilayah.
Selain konsolidasi organisasi, KAPMI juga berupaya memperbesar akses pengusaha muda terhadap pemerintah, perbankan, BUMN, investor dan berbagai mitra usaha.
Dengan jaringan yang lebih kuat, pengusaha muda diharapkan tidak hanya menjadi pelaku ekonomi di daerah, tetapi juga mampu membawa produk lokal Papua masuk ke pasar yang lebih luas.
Dorong Produk Lokal Papua Masuk Pasar Nasional
Salah satu gagasan utama dalam kolaborasi ini adalah menjadikan KAPMI sebagai jembatan ekonomi daerah.
KAPMI akan mendorong pengusaha muda untuk mengembangkan dan memasarkan produk lokal, seperti kopi, hasil pertanian, noken, kerajinan dan berbagai produk ekonomi kreatif lainnya.
Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian penting dari strategi tersebut.
Pengusaha muda dan pelaku UMKM akan didorong untuk memahami pemasaran digital serta memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pengembangan usaha.
Dengan digitalisasi, produk yang dihasilkan masyarakat Papua diharapkan dapat dikenal dan dipasarkan tidak hanya di wilayah Papua, tetapi juga ke berbagai daerah di Indonesia.
Perkuat Akses Modal dan Kemitraan
KAPMI juga menaruh perhatian pada persoalan permodalan yang selama ini menjadi salah satu tantangan bagi pengusaha muda.
Organisasi tersebut akan mendorong terbukanya akses terhadap perbankan, Kredit Usaha Rakyat (KUR), investor dan berbagai skema pembiayaan lainnya.
Di sisi lain, KAPMI mendorong terciptanya kemitraan antara pengusaha besar dan pengusaha muda lokal.
Pola kemitraan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha Papua untuk masuk dalam rantai ekonomi dan meningkatkan kapasitas bisnis mereka.
Fokus pada Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kreatif
Sektor ketahanan pangan menjadi salah satu program yang mendapat perhatian.
Pengembangan hortikultura, peternakan dan komoditas kopi dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sesuai dengan potensi wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.
Sementara itu, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata juga akan terus didorong dengan mengangkat kekayaan budaya serta potensi wisata pegunungan Papua.
KAPMI melihat kekayaan budaya dan sumber daya lokal bukan hanya sebagai warisan, tetapi juga sebagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“KAPMI Harus Menjadi Rumah Besar Pengusaha Muda Papua”
Ketua Umum BPD KAPMI Papua Pegunungan, Gezer Isak Tabuni, mengatakan kolaborasi antara Papua Pegunungan dan Papua Tengah penting karena kedua wilayah memiliki hubungan sebagai sesama bagian dari Tanah Papua.
“Kami tidak bisa maju sendiri. Papua Pegunungan dan Papua Tengah adalah saudara.
Dengan konsolidasi ini, KAPMI akan menjadi rumah besar bagi pengusaha muda Papua untuk bertumbuh dan bersaing.”
Sementara itu, Ketua Umum BPD KAPMI Papua Tengah, Abiyus Maday, menegaskan bahwa perubahan harus dimulai dari langkah nyata dan pembangunan organisasi dari tingkat paling dasar.
“Langkah kreatif harus dimulai dari sekarang, Kita bangun dari dasar.
KAPMI hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai solusi nyata untuk ekonomi daerah yang unggul.”
Pengusaha Muda Papua Siap Ambil Peran
Kolaborasi BPD KAPMI Papua Pegunungan dan BPD KAPMI Papua Tengah menunjukkan adanya komitmen pengusaha muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah.
Penguatan organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, digitalisasi UMKM, pengembangan produk lokal dan perluasan jaringan pasar menjadi langkah yang diharapkan mampu menciptakan lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat.
KAPMI menargetkan kolaborasi tersebut tidak berhenti pada pertemuan dan konsolidasi organisasi, tetapi diwujudkan melalui program-program nyata yang dapat dirasakan langsung oleh pengusaha muda dan masyarakat.
Dari Papua untuk Papua. Dari potensi lokal menuju pasar nasional.
KAPMI Papua Pegunungan dan Papua Tengah berkomitmen membangun sinergi dan membuka jalan bagi lahirnya pengusaha muda Papua yang mandiri, inovatif dan mampu bersaing.
