Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

CPNS 2024 Tolikara Pertanyakan Kepastian SK, BKPSDM Jelaskan Kendala Administrasi

Oktober 06, 2026 | Oktober 06, 2026 WIB Last Updated 2026-10-06T03:41:47Z
TOLIKARA,TOLITVNEWS—Sejumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2024 Kabupaten Tolikara menyampaikan aspirasi terkait kepastian penerbitan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Aspirasi tersebut disampaikan di halaman Kantor BKPSDM Kabupaten Tolikara, Senin (5/10/2026). Aksi berlangsung tertib dan damai serta dipimpin oleh Ketua Koordinator Lapangan (Korlap) Jimmy Kogoya, penanggung jawab Frengki Kogoya, dan Sekretaris Amiles Yikwa, bersama sejumlah CPNS formasi 2024.

Para CPNS meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan resmi mengenai proses penerbitan SK sekaligus memastikan jadwal penyerahan dokumen pengangkatan tersebut.
 Mereka menyebut telah mengikuti seluruh tahapan seleksi dan dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman resmi.

“Kami datang menyampaikan aspirasi karena sampai saat ini belum ada kepastian mengenai penerbitan dan penyerahan SK pengangkatan CPNS 2024,” ujar Jimmy Kogoya.

Aspirasi tersebut diterima langsung Kepala BKPSDM Kabupaten Tolikara, Jhoni Towolom, didampingi Staf Ahli Bupati Tolikara Aur Kogoya serta jajaran staf BKPSDM.

Dalam penjelasannya, Jhoni mengatakan keterlambatan penerbitan SK CPNS formasi 2024 antara lain berkaitan dengan penyesuaian formasi dan bidang penempatan.

Menurut dia, terdapat sejumlah bidang yang sebelumnya memiliki satu kuota, tetapi jumlah peserta yang dinyatakan lulus mencapai lebih dari satu orang. Kondisi tersebut, kata Jhoni, membutuhkan penyesuaian kuota dan administrasi sebelum proses penerbitan SK dapat diselesaikan.
“Misalnya, satu bidang memiliki satu kuota, tetapi yang dinyatakan lulus tiga orang, Karena itu perlu ada penyesuaian dan pembukaan kuota tambahan pada bidang tersebut,” jelas Jhoni.

Selain persoalan formasi, Jhoni menyebut masih terdapat CPNS yang belum menyelesaikan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) atau ditemukan kekeliruan dalam pengunggahan dokumen.

 Ia meminta para CPNS segera berkoordinasi dengan admin BKPSDM apabila masih terdapat kekurangan atau kesalahan dalam pengisian dokumen.

“Kalau ada yang belum mengisi DRH atau masih ada kekurangan dalam pengisian, silakan menghubungi admin BKPSDM untuk memperbaiki kekurangan maupun kesalahan dalam pengunggahan berkas,” katanya.

Jhoni juga menyampaikan bahwa hak gaji CPNS formasi 2024 telah mulai diperhitungkan terhitung sejak 5 Oktober 2026. Menurut dia, perhitungan tersebut tetap berjalan meskipun SK secara fisik baru diterbitkan pada November atau Desember 2026.
“Mulai hari ini, 5 Oktober, gaji adik-adik sudah aktif dan berjalan. Jadi, meskipun SK diterbitkan atau diberikan pada November maupun Desember, perhitungan gaji tetap terhitung mulai 5 Oktober,” ujar Jhoni.

Ia menambahkan, CPNS formasi 2024 diperkirakan akan mengikuti tahapan prajabatan pada April atau Mei 2027 setelah proses pengangkatan dan administrasi selesai.

Menanggapi penjelasan tersebut, Jimmy Kogoya selaku korlap bersama penanggung jawab aksi dan CPNS yang hadir menyatakan menerima penjelasan Kepala BKPSDM. Namun, mereka tetap berharap SK dapat diterbitkan dalam waktu dekat.

“Kami menerima penjelasan yang disampaikan Kepala BKPSDM, Namun, kami juga berharap dalam satu bulan ini atau paling lambat November, kami sudah bisa menerima SK,” kata Jimmy.
Para CPNS juga diminta saling membantu menyampaikan informasi kepada rekan-rekan yang tinggal di kampung atau belum memiliki akses komunikasi yang memadai. 

Mereka juga diingatkan untuk memeriksa kembali kelengkapan pengisian DRH melalui sistem yang digunakan dalam proses administrasi CPNS.

Jhoni mengatakan pemerintah daerah juga telah mengupayakan formasi untuk tahun anggaran 2026. 

Namun, menurut dia, pembukaan formasi tersebut hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah pusat.

“Untuk formasi tahun anggaran 2026, kami sudah meminta ke pusat, tetapi belum dibuka secara resmi. 

Karena itu, adik-adik yang belum lulus diminta bersabar. Kami akan menyurati kembali,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan CPNS menyampaikan apresiasi atas penerimaan aspirasi dan penjelasan dari BKPSDM.

 Mereka berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan para CPNS terus dilakukan hingga seluruh proses administrasi pengangkatan selesai.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh adik-adik CPNS formasi 2024 yang telah terlibat dalam penyampaian aspirasi sejak awal hingga hari ini.

 Setelah menerima SK nanti, kami berharap dapat bersama-sama membangun negeri yang kami cintai,” tandasnya. (TolitvNews)
×
Berita Terbaru Update