WAMENA.TOLITVNEWS-Wakil Bupati Lani Jaya Fredy Ginia Tabuni turun langsung ke lokasi pertikaian warga di Wamena, Senin (20/1). Ia datang saat situasi masih sensitif. Emosi belum sepenuhnya reda.
Kehadiran Fredy segera menyedot perhatian. Warga mendekat. Sejumlah tokoh masyarakat ikut bergabung.
Di tengah kerumunan, Fredy memilih berdialog, tanpa sekat, tanpa pengawalan berlebihan.
Ia berbicara satu per satu dengan pihak yang terlibat. Intinya sama menahan diri. Menghentikan aksi balasan yang berisiko memperpanjang konflik.
“Masalah ini tidak akan selesai kalau terus dibalas dengan kekerasan. Pemerintah hadir untuk mencari jalan damai,” ujar Fredy di hadapan warga.
Langkah turun langsung itu menjadi sinyal kuat. Pemerintah daerah tak ingin sekadar mengamati dari kejauhan.
Di tengah sorotan publik terhadap konflik sosial yang kerap berulang di wilayah pegunungan, kehadiran pimpinan daerah dinilai krusial untuk meredam emosi sekaligus memulihkan kepercayaan.
Fredy menegaskan, stabilitas keamanan adalah syarat utama agar kehidupan masyarakat kembali normal.
Aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik tak bisa berjalan di tengah ketegangan.
Ia juga meminta aparat keamanan dan tokoh adat bekerja bersama. Mengawal proses penyelesaian agar berjalan lewat jalur yang benar.
“Kita serahkan penyelesaian lewat mekanisme yang ada. Jangan ada provokasi lanjutan,” tegasnya.
Meski situasi mulai terkendali, pekerjaan pemerintah belum selesai. Dialog lanjutan masih dibutuhkan. Pengawasan di lapangan juga harus diperketat.
Tujuannya satu memastikan perdamaian tidak hanya hadir sesaat, tetapi benar-benar bertahan dalam jangka panjang tandasnya."
