Kunjungan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Timotius kogogya kepala bidan sarana dan prasana Datina Wenda kepala bidan Perikanan dan parah staf pada Dinas Pertanian dan Perikanan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban sebagai langkah konkrit memperkuat hubungan kekeluargaan dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan di distrik Lianogoma desa Ganage sabtu 9 Mei 2026.
Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat diimplementasikan, mulai dari penguatan sumber daya manusia, riset dan inovasi pertanian, hingga pendampingan teknis kepada para petani dan kelompok pelaku usaha peternak,dan perikanan di daerah
merupakan langkah untuk mempercepat sektor pertanian dan perikanan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi motor penggerak peningkatan produktivitas, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat, sehingga sektor pangan semakin maju dan berkelanjutan,”
Ini menjadi awal dari serangkaian kerja sama yang akan dijalankan dalam kepemimpinan bupati wilem wandik dan wakil bupati Yotam wonda pengabdian masyarakat yang menyasar pelaku pertanian dan perikanan di distrik Konda desa Erebur tetapi juga seluruh distrik wilayah administrasi pemerintahan Kabupaten Tolikara ucap Timotius kogoya.
Dengan terjalinnya sinergi ini, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan ekosistem pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang lebih inovatif, mandiri, dan berkelas nasional.
langkah pemerintah guna menjaga keberlangsungan usaha peternak masyarakat di tengah melimpahnya produksi.
“Fokus utama kami pemerintah hadir disini melihat kondisi usaha parah petani di lapangan peternak sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,”
Kepala dinas pertanian dan perikanan Timotius kogoya menambahkan Langkah tersebut
Pemerintah melihat kondisi usaha petani lokal produksi babi, ayam, kelinci,dan ikan harus dikelola secara cepat, Karena itu, percepatan penyerapan, distribusi, serta penguatan konsumsi terus didorong guna menjaga stabilitas.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat hilirisasi dan perluasan pasar hasil peternakan agar produksi peternak rakyat dapat terserap optimal.
Pemerintah optimis penguatan usaha petani antar daerah, produksi serta peningkatan konsumsi protein hewani dapat menjaga stabilitas subsektor perunggasan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Sementara itu, Kabid Sarana dan prasarana Datina Wenda mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah cepat untuk membantu penyerapan usaha peternak.
“Pemerintah daerah akan memfasilitasi dan kasih peralatan penyerapan serta kampanye konsumsi ikan kepada masyarakat, Ini menjadi langkah awal yang bisa segera dilakukan untuk membantu petani"ucap Datina".
Selain itu, Pemerintah Daerah juga memperkuat penyerapan bibit melalui bibit-bibit ikan, ternak babi, ayam dan berbagai program pemenuhan gizi masyarakat.
Menurut Datina penyerapan gizi dan ikan akan ditingkatkan dari sebelumnya agar peternak rakyat dapat lebih banyak terserap.
Pemerintah daerah juga memperkuat program konsumsi telur ayam, melalui kegiatan posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT), pencegahan stunting, dan program sosial lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekaligus membantu menjaga harga di tingkat peternak.
Untuk membantu menekan produksi peternak, stabilisasi pangan Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan usaha peternak tutur, Datina".
langkah penyerapan babi, ayam kelinci dan ikan guna menjaga keberlangsungan usaha peternak masyarakat di tengah melimpahnya produksi.
“Fokus utama kami pemerintah hadir disini melihat kondisi lapangan menjaga dan keberlanjutan usaha peternak rakyat sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,”
Langkah tersebut dibahas dalam rapat pertemuan dinas koordinasi kabid Peternakan dan kabid Perikanan bersama parah kepala bidan terkait agar harapan masyarakat tepat pada sasaran.
Pemerintah menilai kondisi usaha petani lokal produksi babi, ayam, kelinci,dan ikan harus dikelola secara cepat dan terukur agar tidak menekan harga di tingkat peternak, Karena itu, percepatan penyerapan, distribusi, serta penguatan konsumsi terus didorong guna menjaga stabilitas.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat hilirisasi dan perluasan pasar hasil peternakan agar produksi peternak rakyat dapat terserap optimal.
“Pemerintah terus memperkuat hilirisasi, distribusi, dan perluasan pasar agar hasil produksi peternak dapat terserap lebih optimal,”imbuhnya".
Sementara itu, Kepala bidan perikanan mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah cepat untuk membantu penyerapan produksi ikan pusatnya di Longgoboma, kami sudah fasilitasi semua peralatan.
Untuk membantu menekan biaya produksi peternak, bantuan jagung subsidi melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pakan dan menjaga keberlanjutan usaha peternak petani.
Suasana hijau memanjakan mata,melihat tanaman hortikultura produktif seperti cabe, tomat, terong, sawi, kangkung,aneka tanaman obat keluarga dll,saat memasuki kampung erembur Tampak juga beberapa bibit tanaman menjadi kelompok pertanian
Tim dari Dinas Pertanian dan perikanan berkesempatan melihat salah satu kampung peduli inflasi desa erembur.Munny.*
