Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kadis Bokondini Semangat Gotong Royong Kembali Hidup, Warga Bokondini Gelar Kerja Bakti Massal

Juli 11, 2026 | Juli 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T01:48:10Z
Bokondini TOLITVNEWS–Semangat gotong royong kembali mewarnai kehidupan masyarakat Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara. Ratusan warga bersama aparat kampung, perangkat distrik, tokoh masyarakat, hingga berbagai unsur profesi bergotong royong membersihkan lingkungan dalam kegiatan kerja bakti massal yang digelar di sepanjang kawasan Kota Bokondini.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan jalan utama, halaman perkantoran, lapangan pendidikan, hingga kawasan permukiman mulai dari perbatasan Distrik Bokondini menuju Kampung Mayorini. Warga secara bersama-sama membersihkan rumput liar, mengangkut sampah, merapikan saluran air, serta menata lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.
Kepala Distrik Bokondini, Rafles Wunungga, S.Hut, mengatakan kerja bakti bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi upaya memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus membangun budaya hidup bersih dan sehat.

"Sebagai putra daerah, kami memiliki tanggung jawab menjaga negeri ini. Bokondini merupakan tanah bersejarah sebagai tempat masuknya Injil sekaligus lokasi bandar udara pertama bagi para misionaris dan pemerintah. Karena itu, menjaga kebersihan daerah ini merupakan tanggung jawab bersama," ujar Rafles Wunungga.
Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah munculnya berbagai penyakit. Oleh sebab itu, Pemerintah Distrik Bokondini terus mendorong keterlibatan aktif seluruh masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menegaskan, kerja bakti telah dijadikan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bagian dari program pembinaan masyarakat. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi, meningkatkan solidaritas, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal.
"Kami berharap budaya gotong royong ini terus dipertahankan. Kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan Bokondini yang bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni," katanya.

Senada dengan itu, Kepala Kampung Apiam, Miles Payokwa, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan warga menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan berkelanjutan.
Kerja bakti kali ini melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk kaum perempuan yang turut membersihkan halaman kantor distrik, fasilitas umum, dan ruang terbuka. Warga menggunakan berbagai peralatan seperti mesin pemotong rumput, parang, cangkul, sekop, sapu, sabit, hingga keranjang sampah untuk mempercepat proses pembersihan.

Selain aksi bersih-bersih, Pemerintah Distrik Bokondini juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah rumah tangga, penyediaan tempat sampah di setiap rumah, pembersihan saluran drainase, hingga pemanfaatan sampah plastik menjadi barang yang bernilai guna.
Rafles berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat sehingga budaya hidup bersih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

"Kerja bakti bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial. Jika dilakukan secara rutin, Bokondini akan menjadi daerah yang semakin bersih, sehat, indah, dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. (DMK)
×
Berita Terbaru Update