TOLIKARA, TOLITVNEWS-Papua Pegunungan– Kerja sama Pemerintah Kabupaten Tolikara dengan Institut Teknologi Del (IT Del) dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus berlanjut.
Sebanyak 28 mahasiswa IT Del asal Kabupaten Tolikara angkatan III resmi diterima untuk melaksanakan program magang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara selama enam bulan
Penerimaan mahasiswa magang tersebut berlangsung di Aula SD Negeri Karubaga, Rabu, 19 Agustus 2026, dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara, Oktofianus Yeimo, S.E., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Remain Gurik, S.Pd., bersama jajaran staf.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga memaparkan aplikasi yang telah mereka kembangkan selama menempuh pendidikan di IT Del.
Menariknya, presentasi dilakukan menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari kemampuan akademik dan profesional yang mereka miliki.
Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tolikara menyambut baik kehadiran 28 mahasiswa IT Del asal Tolikara yang akan menjalani magang selama enam bulan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan Sekolah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tolikara, kami menyampaikan selamat datang dan selamat melaksanakan magang.
Nantinya mereka akan ditempatkan sesuai dengan pembagian yang telah ditentukan,” ujar Yotam Wonda.
Ia mengatakan, program tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena dirinya pernah terlibat langsung dalam proses pendampingan mahasiswa Tolikara ketika berangkat dan melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Del yang berada di Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa magang di lingkungan Pemkab Tolikara diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama kuliah.
“Kami berharap selama melaksanakan magang, mereka dapat memberikan kontribusi ilmu yang diperoleh selama kuliah dan membagikannya kepada OPD maupun sekolah-sekolah yang nantinya menjadi tempat mereka mengabdi,” katanya.
Setelah menyelesaikan masa magang selama enam bulan, para mahasiswa akan kembali ke IT Del untuk menyelesaikan studi.
Pemerintah daerah berharap setelah menyelesaikan pendidikan, mereka dapat kembali ke Papua, khususnya Kabupaten Tolikara, untuk ikut membangun daerah.
Yotam menjelaskan bahwa mahasiswa yang mengikuti program tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan program peningkatan SDM Tolikara.
Angkatan pertama dan kedua telah menyelesaikan pendidikan dan sebagian telah kembali ke Papua, sementara angkatan III saat ini menjalani magang.
Program pendidikan tersebut juga terus dilanjutkan dengan pemberangkatan mahasiswa pada angkatan berikutnya.
Ia menambahkan, latar belakang pendidikan mahasiswa di bidang teknologi informasi sangat relevan dengan kebutuhan pemerintahan saat ini yang semakin mengandalkan sistem digital.
“Karena mereka memiliki latar belakang IT, ini sangat sesuai dengan kebutuhan pemerintahan saat ini yang hampir seluruh sistemnya berbasis teknologi informasi.
Kepemimpinan sebelumnya sudah berpikir jauh untuk menjawab tantangan tersebut, dan pada masa kepemimpinan Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda, program peningkatan SDM unggul ini akan terus dilanjutkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara, Oktofianus Yeimo, S.E., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap keberlanjutan program pendidikan yang telah mendorong putra-putri Tolikara menempuh pendidikan di bidang teknologi informasi.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa magang tersebut menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk memanfaatkan kemampuan mereka dalam mendukung kebutuhan digitalisasi pemerintahan.
“Kami sangat senang dan bangga karena program pemerintah yang mendorong anak-anak Tolikara untuk belajar di bidang IT kini mulai memberikan hasil.
Anak-anak yang beberapa tahun lalu diberangkatkan untuk kuliah, hari ini sudah kembali untuk melaksanakan magang di daerah,” ungkapnya.
Ia mengatakan, setelah melihat kemampuan mahasiswa melalui pemaparan aplikasi yang mereka kembangkan, pihaknya berharap mereka dapat membantu OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam mengembangkan aplikasi maupun memberikan solusi ketika terdapat kendala dalam sistem teknologi informasi.
“Kami berharap OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara dapat memanfaatkan kemampuan mereka.
Jika ada kebutuhan untuk membuat aplikasi atau terdapat kendala dalam sistem, anak-anak ini bisa membantu sesuai dengan keahlian mereka,” katanya.
Oktofianus menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tolikara akan terus mendorong putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan tinggi sesuai kebutuhan pembangunan. Tidak hanya di bidang IT, tetapi juga berbagai pendidikan ilmu lainnya.
“Selamat datang kembali di kampung kalian sendiri. Manfaatkan kesempatan magang selama enam bulan ini dengan baik.
Kembangkan ilmu yang sudah diperoleh, kemudian kembali ke kampus untuk menyelesaikan studi. Setelah tamat, kami berharap kalian kembali ke Tolikara dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” harapnya.
Senada dengan itu, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Imanuel Gurik, S.E., M.Ec.Dev., mengatakan penerimaan mahasiswa IT Del asal Tolikara menjadi momentum penting dalam pengembangan SDM daerah.
Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Tolikara di bidang pendidikan dan sejalan dengan visi dan misi Bupati Willem Wandik, S.Sos. dan Wakil Bupati Yotam Wonda, S.H., M.Si., khususnya dalam mewujudkan peningkatan kualitas SDM melalui program pendidikan tinggi.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat baik karena kita menerima 28 mahasiswa asal Tolikara dari Institut Teknologi Del yang akan melaksanakan magang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara.
Ini merupakan bagian dari program unggulan pemerintah daerah di bidang pendidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut sejalan dengan target pembangunan SDM yang menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah, yakni mencetak 1.000 sarjana S1, 100 lulusan S2, dan 50 doktor.
“Dari 28 mahasiswa yang hari ini melakukan magang, kita bersyukur karena mereka memiliki kemampuan yang nantinya dapat memberikan kontribusi di setiap OPD bahkan di sekolah-sekolah.
Pemerintah daerah merasa bangga karena anak-anak kita telah didorong untuk menempuh pendidikan di luar daerah dan hari ini mereka kembali untuk menerapkan ilmu yang diperoleh,” katanya.
Imanuel menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tolikara terus membangun kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Del dan Universitas Cenderawasih (UNCEN), serta mendorong anak-anak daerah untuk menempuh pendidikan umum pada berbagai bidang sesuai kebutuhan pembangunan akan trus mendorong.
“Anak-anak ini merupakan bagian dari target tersebut. Kehadiran mereka untuk melaksanakan magang sesuai dengan penempatan masing-masing menjadi salah satu bentuk nyata dari pengembangan SDM di daerah,” pungkasnya.
Program magang mahasiswa IT Del asal Tolikara tersebut diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan pemerintahan, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda Tolikara untuk mengembangkan kemampuan dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh bagi kemajuan daerah.
Reporter : Nendi
