Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

HUT ke-81 RI Bokondini Berlangsung Aman dan Tertip Isu yang Beredar Tak Ganggu Semangat Warga

Agustus 18, 2026 | Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T11:01:33Z
TOLIKARA, TOLITVNEWS—Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Bokondini, wilayah pembangunan III Kabupaten Tolikara, berlangsung khidmat, meriah, aman, dan lancar, Senin (17/8/2026).

Rangkaian peringatan yang melibatkan unsur pemerintah, TNI/Polri, pelajar, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, ibu-ibu PKK, hingga masyarakat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan di wilayah pembangunan III.

Upacara pengibaran Sang Merah Putih dipimpin Kepala Distrik Bokondini, Rafles Wunungga, S.Hut selaku Inspektur Upacara. Sementara Iptu R. Sekenyap, yang juga menjabat Kapolsek Bokondini, bertindak sebagai Perwira Upacara dan Bripka Jhoni S. Bano sebagai Komandan Upacara.
Pengibaran bendera dilaksanakan personel Polsek Bokondini dan diikuti jajaran TNI/Polri, kepala distrik di wilayah pembangunan III yang meliputi Distrik Bokondini, Bewani, Bogoneri, dan Kamboneri, para kepala kampung, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan upacara yang tertib dan lancar menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan Indonesia.

Komandan Koramil Bokondini Lettu Inf. Imam SRS dalam wawancaranya mengatakan kelancaran seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tidak terlepas dari kerja sama TNI/Polri, pemerintah distrik, kepala kampung dan masyarakat.

Ia mengakui sebelumnya terdapat berbagai informasi dan isu yang beredar di media sosial terkait situasi di wilayah tersebut.

 Namun, kondisi itu tidak menghalangi pelaksanaan agenda nasional di Bokondini.
“Kita dapat melaksanakan kegiatan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Bokondini ini dalam keadaan aman, damai, dan kondusif. Semua berjalan dengan baik,” ujar Imam.

Menurut dia, TNI/Polri telah berupaya semaksimal mungkin melakukan pengamanan selama pelaksanaan kegiatan. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai harapan.

“Ini adalah agenda nasional yang harus kita laksanakan, Kita laksanakan dengan baik sampai selesai upacara tersebut. Tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Imam juga menyinggung adanya berbagai informasi yang beredar, termasuk kabar mengenai kejadian pada malam sebelumnya di wilayah Tolikara yang sempat menimbulkan kekhawatiran.
Namun, menurutnya, tugas yang telah dipercayakan kepada aparat keamanan tetap harus dilaksanakan.

“Namanya kita diberi kepercayaan, itu wajib kita laksanakan,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Bokondini.

“Kami berharap ke depannya mari kita saling menjaga situasi yang ada di Bokondini. Kita kerja sama dengan baik. Mudah-mudahan kegiatan ke depannya dapat lebih bagus, lebih aman, lebih kondusif,” tuturnya.

Imam menegaskan, situasi aman dan damai bukan hanya menjadi harapan TNI/Polri, tetapi merupakan harapan seluruh masyarakat Bokondini.

Usai upacara pengibaran bendera, perayaan HUT ke-81 RI dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Inspektur Upacara.

Tumpeng kemudian diserahkan kepada pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai simbol kebersamaan, persaudaraan, serta ungkapan syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Suasana semakin meriah ketika pelajar, pemuda, dan ibu-ibu PKK menampilkan berbagai tarian tradisional, Pertunjukan tersebut mendapat perhatian dan antusiasme masyarakat yang hadir.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan hingga sore hari dengan upacara penurunan bendera, Kepala Distrik Bokondini, Rafles Wunungga, kembali bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Iptu R. Sekenyap tetap dipercaya sebagai Perwira Upacara, sedangkan Bripka Jhoni S. Bano bertugas sebagai Komandan Upacara. Tim penurunan bendera kembali diperkuat personel Polsek Bokondini.

 Upacara penurunan bendera berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 RI tingkat Distrik Bokondini, Iptu R. Sekenyap, bersama seluruh unsur panitia turut memastikan rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan aman.

Kolaborasi pemerintah distrik, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, pemuda, ibu-ibu PKK, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan peringatan kemerdekaan.

Peringatan HUT ke-81 RI di Bokondini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persatuan, membangun kebersamaan, dan menjaga semangat kebangsaan masyarakat di wilayah pembangunan III Kabupaten Tolikara.

Di tengah berbagai informasi dan isu yang sempat beredar, masyarakat Bokondini justru menunjukkan bahwa kebersamaan dan kerja sama seluruh elemen mampu menjaga pelaksanaan agenda nasional tetap berjalan aman dan kondusif.

Dengan selesainya upacara penurunan bendera pada sore hari, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Bokondini dinyatakan berlangsung aman, tertib, damai, kondusif, dan lancar.

Menutup keterangannya, Lettu Inf. Imam SRS menyampaikan pesan persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air. Reporter : [Kosay Jhesy Kogoya].
×
Berita Terbaru Update