DARI PELOSOK PANIAI, LAHIR
SEBUAH MIMPI.
Dari sudut pelosok Papua, tepatnya di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, dari sebuah kampung kecil bernama Iyei Geidimi, lahirlah seorang anak yang memiliki semangat belajar dan mimpi besar dari keluarga sederhana.
Namanya Fanita Tenouye, yang dikenal dengan nama F.T. Ia lahir dan besar di Nabire serta merupakan salah satu siswa SD Negeri Inpres karang Mulia, Di antara ratusan siswa, Fanita dikenal sebagai anak yang murah senyum, sederhana, dan tekun belajar. Namun, ada satu mata pelajaran yang paling ia sukai: Matematika.
Dari sebuah rumah sederhana, orang
tuanya sering bertanya kepada Fanita :
“Anak, engkau paling suka mata pelajaran apa” Dengan penuh keyakinan, Fanita selalu menjawab “Mama, Bapa, saya suka mata pelajaran Matematika.”
Jawaban sederhana itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tuanya. Mereka melihat ada semangat dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dalam diri anak mereka, Karena itu, kedua orang tuanya terus memberikan dukungan.
Mereka tidak hanya berusaha mendampingi Fanita dalam belajar, tetapi juga selalu membawa pendidikan, masa depan, dan cita-cita anak mereka dalam doa.
Dari rumah yang sederhana, tumbuh
sebuah mimpi yang besar.
Dari pelosok Papua, seorang anak kecil sedang belajar bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.
Fanita Tenouye (F.T.) adalah gambaran bahwa anak-anak Papua memiliki potensi besar ketika diberi kesempatan untuk belajar, didukung oleh keluarga, dan diarahkan dengan penuh kasih.
Dari kampung kecil, untuk mimpi
yang besar.
Melalui doa dan dukungan kedua orang tuanya, Fanita Tenouye (F.T.) terus menunjukkan kemampuan dan kecintaannya terhadap Matematika, Dari seorang anak yang tumbuh dalam kesederhanaan, kini Fanita membawa sebuah harapan besar.
Ia dikenal sebagai “Siswa Papua, Kalkulator Dunia”, sebuah sebutan yang menggambarkan semangat, kemampuan, dan kecintaannya terhadap dunia Matematika.
Fanita bukan hanya membawa prestasi untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa harapan dan nama Papua ke luar Papua, Dari pelosok Kabupaten Paniai, Dan Nabire Papua Tengah, sebuah mimpi kecil sedang tumbuh menjadi inspirasi besar.Penah_Kasih
By_Napei_Apeyai.*
